Metro, 10 Februari 2026 – Program Vokasi Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menggelar rapat evaluasi pembelajaran semester ganjil sekaligus pembahasan distribusi mata kuliah untuk semester genap. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.

Rapat yang dihadiri Direktur Vokasi, Wakil Direktur, Ketua program studi, dan Dosen tersebut menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih aplikatif, adaptif, dan berorientasi pada kesiapan kerja lulusan. Evaluasi semester ganjil dilakukan untuk meninjau efektivitas proses perkuliahan, kendala yang dihadapi, serta peluang peningkatan mutu pembelajaran pada semester berikutnya.

Direktur Vokasi Sri Retnaning Rahayu, S.E., M.M. menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus memiliki karakter yang berbeda dari program akademik. Pembelajaran vokasi dituntut lebih praktis, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan industri, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja.

Wakil Direktur Vokasi Khoeroni, M.Pd. menambahkan bahwa fleksibilitas sistem pembelajaran menjadi aspek penting dalam pendidikan vokasi. Model pembelajaran hybrid bagi mahasiswa yang bekerja akan tetap dijalankan dengan pembaruan sistem agar lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Para ketua program studi menyampaikan bahwa peninjauan kurikulum terus dilakukan secara berkala agar selaras dengan perkembangan industri. Hasil peninjauan kurikulum akan segera diserahkan sebagai dasar penguatan kurikulum berbasis industri. Selain itu, direncanakan kunjungan akademik ke Politeknik Negeri Lampung oleh masing-masing program studi sebagai bagian dari kegiatan benchmarking dan penguatan kerja sama kelembagaan.

Dalam rapat tersebut juga dibahas distribusi mata kuliah untuk semester genap sebagai bagian dari penataan sistem pembelajaran yang lebih efektif. Pengaturan distribusi mata kuliah diharapkan dapat mendukung proses belajar yang terstruktur, efisien, dan sesuai dengan capaian kompetensi setiap program studi.

Mahasiswa semester 4 dan 6 dijadwalkan mengikuti program magang pada akhir masa perkuliahan sebagai bentuk penguatan pengalaman kerja nyata. Program magang ini menjadi bagian penting dalam kurikulum vokasi yang berorientasi pada kesiapan kerja lulusan.

Selain aspek akademik, program vokasi juga akan menyelenggarakan kegiatan “Gebyar Vokasi” dalam bentuk Market Day. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah praktik bisnis langsung bagi mahasiswa, sekaligus sarana mengembangkan kreativitas, inovasi, dan keterampilan kewirausahaan.

Melalui rapat evaluasi dan penataan distribusi mata kuliah ini, Program Vokasi UM Metro berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan, fleksibel, dan berorientasi pada kebutuhan industri. Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.