
Metro, 27-28 September 2025 - Universitas Muhammadiyah (UM) Metro terus berkomitmen meningkatkan mutu lulusan melalui penguatan sertifikasi profesi. Hal ini diwujudkan dengan terselenggaranya kegiatan Witness 26 Skema yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UM Metro bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada 27–28 September 2025 di Kampus 1 UM Metro.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV UM Metro, Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany, M.Ed., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan kompetensi asesor di kalangan dosen. Menurutnya, asesor memiliki peran vital dalam memastikan pelaksanaan uji kompetensi berjalan objektif, profesional, dan sesuai standar BNSP.
Pelaksanaan witness didampingi langsung oleh Lead Master Asesor: Prasetyo dan Anggota Master Asesor: Nora Ekaliana Hanafie. Kehadiran master asesor ini menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan pengawasan agar para dosen asesor UM Metro dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, sesuai prosedur, dan berstandar nasional.

Dari 26 skema yang diwitness pada kegiatan ini, tercatat 6 skema yang memfasilitasi Program Vokasi UM Metro yaitu Customer Service, Teller, Funding Sales Development, Operator Komputer Madya, Junior Web Programmer, dan Okupasi Teknisi Perpajakan PPH Badan Sektor Jasa dan Perdagangan. Keterlibatan prodi-prodi vokasi ini menjadi bukti nyata bahwa UM Metro menempatkan vokasi sebagai garda terdepan dalam menyiapkan lulusan kompeten dan siap kerja. Dengan adanya skema tersebut, LSP UM Metro tidak hanya memperkuat kualitas asesor dosen, tetapi juga memastikan bahwa sertifikasi kompetensi relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).



Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Tempat Uji Kompetensi (TUK) pada skema okupasi D3 Perbankan dan Keuangan serta D3 Akuntansi. Uji kompetensi ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional, sekaligus memperkuat relevansi antara kurikulum perkuliahan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kegiatan Witness 26 Skema ini sekaligus menjadi wadah untuk memastikan kesiapan asesor dalam melaksanakan uji kompetensi di berbagai bidang keahlian. Dengan cakupan skema yang luas, dosen asesor UM Metro akan memiliki peran strategis dalam mendampingi dan menilai proses sertifikasi, termasuk di lingkup program vokasi.

Melalui penyelenggaraan Witness 26 Skema dan pelaksanaan TUK ini, ditambah dukungan dari program vokasi dengan skema-skema spesifik, akan menjadi aset penting universitas dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional.