Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Iringmulyo
CONTACT
(0725) 42445
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
Program Vokasi UM Metro
Kabar Terbaru

Berita

Anas Nur Fathoni Ukir Prestasi, Vokasi UM Metro Melaju di Ajang Duta GenRe Provinsi Lampung 2026
03
Agustus 2026
Anas Nur Fathoni Ukir Prestasi, Vokasi UM Metro Melaju di Ajang Duta GenRe Provinsi Lampung 2026
Agustus 2026

Metro – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi D3 Sistem Informasi Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro. Anas Nur Fathoni berhasil lolos sebagai Top 30 Finalis Putra Pemilihan Duta GenRe Provinsi Lampung 2026, setelah bersaing dengan sekitar 120 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Vokasi UM Metro tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan vokasional, tetapi juga mampu bersaing dalam ajang pengembangan karakter, kepemimpinan, dan komunikasi publik di tingkat provinsi. Lolosnya Anas ke jajaran Top 30 Finalis merupakan capaian yang membanggakan sekaligus menjadi langkah awal untuk mengikuti rangkaian seleksi berikutnya menuju Duta GenRe Provinsi Lampung 2026. Ajang Duta GenRe (Generasi Berencana) merupakan program yang bertujuan mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menjadi teladan bagi remaja dalam menyampaikan edukasi mengenai perencanaan kehidupan, kesehatan reproduksi, pembangunan keluarga, dan pengembangan potensi diri. Melalui kompetisi ini, peserta dituntut memiliki wawasan yang luas, kemampuan komunikasi yang baik, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap berbagai isu sosial di kalangan remaja. Dalam setiap tahapan seleksi, Anas menunjukkan dedikasi dan semangat belajar yang tinggi. Berbekal pengalaman berorganisasi, kemampuan berbicara di depan publik, serta komitmen untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, ia mampu melewati proses seleksi yang kompetitif hingga masuk dalam jajaran finalis terbaik tingkat Provinsi Lampung. Mengungkapkan rasa syukurnya, Anas berharap perjalanan yang telah dimulai ini dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri"Alhamdulillah saya bersyukur dapat masuk jajaran Top 30 Finalis Pemilihan Duta GenRe Provinsi Lampung 2026 dari sekitar 120 peserta. Saya masih akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar Universitas Muhammadiyah Metro agar diberikan kelancaran dan hasil terbaik," ungkap laki-laki berkacamata itu. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari sivitas akademika Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro. Prestasi mahasiswa dalam ajang tingkat provinsi menjadi salah satu indikator keberhasilan pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan kerja, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta pengabdian kepada masyarakat. Program Studi D3 Sistem Informasi terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi, organisasi, dan kegiatan pengembangan diri sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Prestasi yang diraih Anas diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa lainnya agar terus berani berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik institusi di berbagai bidang. Sejalan dengan semangat "Kuliah Cepat, Kerja Hebat", Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro berkomitmen mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global. Keberhasilan Anas Nur Fathoni menjadi Top 30 Finalis Duta GenRe Provinsi Lampung 2026 merupakan salah satu bukti bahwa mahasiswa vokasi mampu tampil sebagai generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro mengucapkan selamat atas pencapaian tersebut serta mendoakan agar Anas Nur Fathoni dapat melalui seluruh tahapan seleksi dengan baik dan meraih hasil terbaik pada ajang Pemilihan Duta GenRe Provinsi Lampung 2026, sehingga semakin mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Metro di tingkat provinsi maupun nasional.(*)

Merchandise Vokasi, Inovasi Bisnis Mahasiswa D3 Sistem Informasi
13
Maret 2026
Merchandise Vokasi, Inovasi Bisnis Mahasiswa D3 Sistem Informasi
Maret 2026

Metro, 13 Maret 2026 – Mahasiswa Program Studi D3 Sistem Informasi Program Vokasi Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menggelar rapat koordinasi untuk membahas rencana pengembangan usaha kreatif melalui penjualan berbagai merchandise resmi Vokasi UM Metro kepada masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah mahasiswa dalam mengasah kemampuan kewirausahaan sekaligus memperkenalkan identitas Program Vokasi kepada masyarakat. Dalam rapat yang dihadiri oleh wakil direktur, kaprodi, tendik, dan perwakilan mahasiswa, dibahas konsep pemasaran, desain produk, target pasar, hingga strategi promosi yang akan diterapkan. Produk yang direncanakan untuk dipasarkan meliputi payung, jas hujan, stiker, dan gantungan kunci dengan identitas khas Program Vokasi UM Metro. Sementara itu, perwakilan mahasiswa D3 Sistem Informasi menjelaskan bahwa produk yang dipilih merupakan barang yang memiliki nilai guna tinggi sehingga diharapkan dapat diterima oleh berbagai kalangan. "Kami ingin menghadirkan merchandise yang tidak hanya menjadi identitas Vokasi UM Metro, tetapi juga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, produk-produk ini dapat dikenal masyarakat sekaligus menjadi media promosi yang efektif bagi kampus" Ujarnya. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, rencana penjualan merchandise ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai wadah pembelajaran kewirausahaan sekaligus memperkenalkan Program Vokasi UM Metro kepada masyarakat luas melalui produk-produk yang berkualitas.

Program Vokasi UM Metro Perkuat Sinergi dan Peningkatan Mutu Akademik
06
Maret 2026
Program Vokasi UM Metro Perkuat Sinergi dan Peningkatan Mutu Akademik
Maret 2026

Metro, Maret 2026 – Program Vokasi Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menggelar rapat bulanan pada Maret 2026 yang dihadiri oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta tim pelaksana program. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan akademik dan pengembangan program vokasi. Rapat membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi pelaksanaan program kerja pada bulan sebelumnya, penyusunan rencana kegiatan bulan berikutnya, hingga pembahasan peningkatan kompetensi mahasiswa. Selain itu, rapat juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antarunit dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan kualitas pembelajaran, pelayanan kepada mahasiswa, serta persiapan berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang akan dilaksanakan sepanjang semester. Direktur Program Vokasi UM Metro menyampaikan bahwa rapat bulanan merupakan forum penting untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis guna mencapai target kinerja institusi. "Melalui rapat rutin ini diharapkan seluruh civitas Program Vokasi dapat terus menjaga komunikasi, meningkatkan koordinasi, dan bekerja secara sinergis dalam memberikan pelayanan pendidikan vokasi yang berkualitas," ujarnya. Dengan terselenggaranya rapat bulanan ini, Program Vokasi UM Metro optimistis dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan akademik, serta menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Perkuat Integritas Akademik, UM Metro Hadirkan Sekretaris Ditjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek
23
Juli 2026
Perkuat Integritas Akademik, UM Metro Hadirkan Sekretaris Ditjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek
Juli 2026

Metro – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus memperkuat budaya akademik yang berintegritas melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertajuk "Integritas Akademik dan Tata Kelola Jurnal Ilmiah". Kegiatan yang berlangsung di Aula H. AR Fachruddin ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., dan menghadirkan Dr. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU., Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, sebagai narasumber utama. Dalam sambutannya, Nyoto Suseno menyampaikan bahwa "integritas akademik merupakan fondasi utama dalam membangun perguruan tinggi yang unggul. Menurutnya, kualitas sebuah institusi pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya publikasi ilmiah yang dihasilkan, tetapi juga dari komitmen sivitas akademika dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran, etika, dan tanggung jawab ilmiah," tegasnya. Kuliah umum yang diikuti dosen, pengelola jurnal, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk memahami arah kebijakan pemerintah dalam penguatan integritas akademik sekaligus tata kelola jurnal ilmiah di Indonesia. Mengawali materinya, Samsuri menegaskan bahwa dosen memiliki dua peran strategis, yakni sebagai pendidik profesional dan ilmuwan. Kedua peran tersebut menuntut tanggung jawab keilmuan dalam menghasilkan penelitian yang jujur, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyebut bahwa marwah akademik merupakan sebuah kehormatan yang harus dijaga oleh setiap insan akademik melalui keteguhan hati dalam melakukan riset berdasarkan data ilmiah yang sahih. "Kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi dibangun dari integritas para akademisinya," tegasnya di hadapan peserta. Lebih lanjut, Samsuri menjelaskan bahwa pembinaan nilai integritas akademik merupakan tanggung jawab bersama antara kementerian dan perguruan tinggi. Upaya tersebut dilakukan melalui penyusunan kebijakan integritas akademik, pengarusutamaan nilai integritas dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, sosialisasi peraturan, serta internalisasi budaya integritas kepada seluruh sivitas akademika. Ia juga mendorong setiap perguruan tinggi memiliki peraturan khusus mengenai integritas akademik yang mengatur langkah pencegahan, pembinaan, penanggulangan pelanggaran, klasifikasi jenis dan tingkat pelanggaran, pembentukan komite penegak integritas akademik, mekanisme penyelesaian pelanggaran, hingga pemberian sanksi yang proporsional. Dalam paparannya, Samsuri mengingatkan sejumlah bentuk pelanggaran integritas akademik yang harus dihindari oleh para peneliti. Pelanggaran tersebut meliputi fabrikasi, yaitu pembuatan data fiktif; falsifikasi, berupa manipulasi atau rekayasa data penelitian; serta plagiarisme, yakni mengambil sebagian atau seluruh karya orang lain tanpa memberikan pengakuan yang semestinya. Selain itu, ia juga menyoroti praktik kepengarangan yang tidak sah (gift authorship), konflik kepentingan, serta pengajuan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal (multiple submission) yang dapat mencederai kredibilitas penelitian. Selain membahas etika penelitian,  Samsuri memaparkan kebijakan terbaru mengenai tata kelola jurnal ilmiah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 9 Tahun 2026 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah. Regulasi tersebut membawa sejumlah perubahan, mulai dari penyesuaian nomenklatur, pengakuan jurnal yang terindeks Scopus, periode penilaian, sistem pemeringkatan jurnal, ambang batas akreditasi, indikator kunjungan unik, bobot penilaian, hingga mekanisme tindakan korektif terhadap jurnal yang belum memenuhi standar. Ia juga menjelaskan bahwa jurnal yang belum memenuhi standar akreditasi akan melalui tahapan tindakan korektif, mulai dari evaluasi berkala, teguran tertulis disertai penurunan peringkat, pembekuan sementara (discontinued), hingga pencabutan status akreditasi (delisting) apabila tidak dilakukan perbaikan sesuai ketentuan. Menutup pemaparannya, Samsuri mengajak seluruh pengelola jurnal, dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk menjadikan integritas akademik sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban administratif. Menurutnya, publikasi ilmiah yang berkualitas hanya dapat dihasilkan melalui penelitian yang jujur, tata kelola jurnal yang profesional, serta komitmen bersama dalam menjaga etika akademik. Melalui kuliah umum ini, UM Metro kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang berintegritas, adaptif terhadap perkembangan kebijakan nasional, serta berorientasi pada peningkatan mutu penelitian dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas sivitas akademika dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya bereputasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.(*)

Mahasiswa D-3 Akuntansi Vokasi UM Metro Asah Kompetensi melalui Magang di Berbagai Industri
01
Agustus 2026
Mahasiswa D-3 Akuntansi Vokasi UM Metro Asah Kompetensi melalui Magang di Berbagai Industri
Agustus 2026

Metro – Program Studi D-3 Akuntansi Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro terus berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap menghadapi dunia kerja melalui pelaksanaan program magang di berbagai Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa sebelum menyelesaikan studi. Melalui program magang, mahasiswa D-3 Akuntansi ditempatkan di berbagai perusahaan, lembaga keuangan, instansi pemerintah, hingga sektor jasa sesuai dengan bidang keahlian yang dipelajari selama perkuliahan. Selama menjalani magang, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas profesional, seperti pengelolaan administrasi keuangan, penyusunan laporan keuangan, pelayanan nasabah, pengarsipan dokumen, pengelolaan data transaksi, hingga mendukung operasional perusahaan sesuai dengan standar kerja yang berlaku. Salah satu lokasi magang mahasiswa adalah Bank Muamalat, di mana mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai operasional perbankan syariah, pelayanan kepada nasabah, administrasi keuangan, serta penerapan sistem informasi dalam layanan perbankan. Selain itu, mahasiswa juga menjalani magang di perusahaan distribusi dan berbagai mitra industri lainnya sehingga memiliki kesempatan memahami proses bisnis dari berbagai sektor. Program magang tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter profesional. Mahasiswa belajar membangun disiplin, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama tim, kemampuan memecahkan masalah, serta etika kerja yang menjadi kebutuhan utama di dunia industri. Direktur Program Vokasi Sri Retnaning Rahayu menyampaikan bahwa pengalaman belajar di dunia kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan vokasi. "Mahasiswa vokasi harus mampu mengintegrasikan teori dengan praktik. Melalui program magang di berbagai mitra industri, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang nyata sehingga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri ketika lulus nanti," ujarnya. Program magang juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membangun jejaring profesional sejak dini. Interaksi langsung dengan para praktisi memberikan wawasan mengenai budaya kerja, perkembangan teknologi, serta tantangan yang dihadapi industri saat ini. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja. Sejalan dengan komitmen memperkuat konsep link and match, Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra DUDIKA guna membuka lebih banyak peluang magang dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai aspek akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, sertifikasi kompetensi, serta pengalaman kerja yang relevan. Melalui pembelajaran berbasis praktik dan dukungan jejaring industri yang terus berkembang, Program Studi D-3 Akuntansi Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro semakin mempertegas perannya sebagai penyelenggara pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. (*)