Agustus 2026
Metro – Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi vokasi melalui partisipasi aktif pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (AFEB PTMA) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan The 2nd International Conference on Economics, Management, and Accounting (ICEMA) 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada 3–5 Agustus 2026 di Jakarta dan menghadirkan akademisi, peneliti, serta pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dari berbagai wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, Program Vokasi UM Metro mengutus tiga delegasi, yaitu Sri Retnaning Rahayu, S.E., M.M. selaku Direktur Program Vokasi, Fitriani, S.E., M.M., dan Durotun Nasikah, S.E., M.M. sebagai representasi institusi dalam forum strategis yang membahas arah pengembangan pendidikan tinggi, penguatan tata kelola, serta perluasan jejaring kolaborasi nasional dan internasional. Kehadiran delegasi tersebut merupakan amanah institusi sebagaimana tertuang dalam Surat Tugas Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Metro Nomor 272/II.3.AU/F/TGS-VOKASI/UMM/2026.
Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan Rakernas AFEB PTMA, tetapi juga menghadirkan The 2nd International Conference on Economics, Management, and Accounting (ICEMA) 2026 yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi untuk mendiskusikan perkembangan riset, inovasi, serta tantangan di bidang ekonomi, manajemen, dan akuntansi dalam perspektif global.
Partisipasi pada forum berskala internasional ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperluas jejaring akademik, membuka peluang kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan program pendidikan yang adaptif terhadap dinamika dunia kerja dan kebutuhan industri.
Melalui keikutsertaan pada Rakernas AFEB PTMA dan ICEMA 2026, Program Vokasi berharap dapat mengimplementasikan berbagai hasil diskusi dan rekomendasi strategis ke dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan kerja sama antarinstitusi. Langkah ini sejalan dengan komitmen dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing global, sehingga mampu mencetak lulusan yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(*)